Puasa Sehat – Ontamedis, Bulan Ramadhan sudah di depan
mata. Semua umat muslim tentunya wajib menahan lapar, haus dan juga hawa nafsu
sejak sahur hingga tibanya waktu buka puasa saat matahari sudah terbenam. Dalam
rangka bulan Ramadhan ini biasanya kita melakukan banyak aktifitas-aktifitas ibadah
untuk mendulang pahala yang berlipat ganda dari Allah swt. Nah untuk itu kita
juga harus menjaga kesehatan kita agar bisa tetap konsisten melaksanakan ibadah
bulan puasa. Banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan saat di bulan puasa.
Salah satunya yakni kesalahan dalam pemilihan menu sahur dan buka puasa yang sehat. Oleh karena itu sekarang
ontamedis akan berbagi tips sahur dan buka puasa sehat. Simak liputannya di bawah ini.
Tips Sahur yang Baik dan Sehat
![]() |
| Ilustrasi Sahur |
Meski sahur ini kita lakukan di pagi-pagi buta sebelum tiba
waktunya adzan shubuh, namun bukan berarti anda mengkonsumsi makanan yang
asal-asalan. Tentunya tubuh anda juga memerlukan nutrisi yang cukup agar bisa
tahan dan kuat melaksanakan puasa serta ibadah lainnya hingga waktu berbuka
tiba. Nah bagi anda yang ingin tubuhnya kuat dan sehat melaksanakan puasa
seharian, cobalah untuk melakukan tips sahur sehat berikut:
1. Minum Banyak Air Putih
Awali sahur dengan meminum banyak air putih, dan ini dimulai sejak malam
hari. Hal ini dilakukan untuk mencegah dehidrasi karena selama puasa tentunya
tubuh akan kekurangan cairan karena tidak adanya pemasukan cairan selama puasa
nanti. Konsumsi air putih setidaknya 3-4 gelas sebelum sahur.
2. Konsumsi Makanan yang Mengandung Karbohidrat Kompleks
Sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat
kompleks saat sahur. Menurut hasil penelitian, konsumsi karbohidrat kompleks
saat sahur akan membantu menstabilkan gula di dalam darah saat melaksanakan
puasa, sehingga anda tidak akan merasa cepat lapar. Pada makanan yang
mengandung banyak gula maka tubuh akan bereaksi dengan melepaskan insulin
berlebih yang menyebabkan tubuh akan meminta asupan energi baru sehingga anda
akan cepat merasa lapar. Karbohidrat kompleks bisa anda dapatkan pada nasi
beras merah, roti gandum, ataupun pada kentang yang direbus bersama dengan
kulitnya. Selain itu anda juga harus memperhatikan pemakaian gula pasir, anda
bisa menggantinya dengan gula jagung atau bisa juga dengan gula alami seperti
gula aren dan madu.
3. Pilih Lauk yang Mengandung Banyak Protein Nabati dan Hewani
Anda bisa mendapatkan lauk yang mengandung banyak protein nabati dan
hewani pada tempe, tahu, telur, ikan, kacang-kacangan, daging dan juga yang
lain-lainnya. Menu lauk ini juga bisa anda kolaborasikan agar tidak merasa
bosan saat sahur. Misalkan sahur dengan menu roti gandum dengan telur rebus dan
daging asap, pasta dengan keju, brokoli rebus, dan ikan tuna. Atau bisa juga
mencoba dengan menu kentang panggang dengan brokoli, keju, dan daging asap,
serta sup hangat
4. Hindari Gorengan dan Kurangi Konsumsi Makanan yang Digoreng
Saat sahur, kurangilah konsumsi makanan yang digoreng. Pada makanan yang
digoreng dapat menyebabkan ikatan oksigen pada hemoglobin di dalam darah
menjadi berkurang hingga sampai 20%. Hal ini dapat menimbulkan rasa kantuk
berlebih. Tentunya anda tidak ingin aktifitas ibadah anda terganggu oleh rasa
kantuk bukan?
5. Perbanyak Konsumsi Buah-Buahan
Buah-buahan merupakan menu yang sangat bagus untuk sahur anda. Selain
cairan, tubuh tentunya juga perlu elektrolit untuk memberikan kesegaran pada
tubuh agar bisa melakukan aktifitas secara optimal. Nah anda bisa mendapatkan
elektrolit itu melalui buah-buahan. Buah-buahan ini juga dapat membantu
mengurangi rasa lapar saat puasa nantinya. Hal ini dikarenakan buah-buahan
mengandung banyak serat sehingga penyerapannya pun akan lama. Sangat dianjurkan
untuk memakan buah-buahan sesudah makan sahur sebelum tiba waktunya imsak.
6. Konsumsi Makanan yang Banyak Mengandung Magnesium dan Potassium
Sangat disarankan juga untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung
magnesium dan potassium saat sahur agar tubuh tidak lemas saat puasa nanti.
Anda bisa mendapatkannya dari pisang, jeruk, kacang almond dan lain-lainnya
7. Konsumsi Jus Tanpa Gula Sebelum Sahur
Saat
puasa, tubuh tentunya akan terasa lemas dan muncul rasa kantuk yang berlebih.
Hal ini dikarenakan tubuh banyak kekurangan zat besi karena berkurangnya jumlah
sel darah merah yang ada di dalam tubuh. Pasokan oksigen yang dibawa hemoglobin
yang ada di dalam sel darah merah juga berkurang sehingga menyebabkan timbulnya
rasa kantuk berlebih. Nah untuk mengatasi ini anda bisa mengkonsumsi jus tanpa
gula sebelum sahur. Mengkonsumsi jus tanpa gula dipercaya dapat mengontrol
kadar hemoglobin yang ada di dalam sel darah merah tubuh
Tips Buka Puasa yang Baik dan Sehat
![]() |
| Ilustrasi Buka Puasa |
Saat berbuka puasa pun anda tidak mengkonsumsi makanan yang
asal-asalan karena dapat berpengaruh terhadap kesehatan anda. Tentunya anda
tidak ingin kesehatan anda terganggu saat menjalankan ibadah puasa bukan? Nah
oleh karena itu sekarang ontamedis akan berbagi tips bagaimana cara buka puasa
yang baik, benar serta sehat. Simak liputannya berikut ini:
1. Menyegerakan Berbuka Apabila Sudah Tiba Waktunya
Waktu puasa sebenarnya sudah diatur oleh Allah sedemikian rupa karena
dapat menyehatkan tubuh. Puasa dapat mengistirahatkan organ-organ tubuh setelah
selama setahunyang mungkin sudah kita jejali dengan konsumsi makanan yang
kurang sehat seperti junk food, fast food dal lain-lainnya. Menurut penelitian
pula, waktu puasa ini sudah sangat kompleks sehingga tidak akan menyebabkan
tubuh merasa sakit, justru akan membuat tubuh menjadi lebih sehat apabila
dilaksanakan sesuai aturannya. Oleh karena itu sangat disarankan untuk segera
membatalkan puasanya apabila sudah tiba waktunya. Hal ini juga sesuai dengan
Hadist Rasulullah bukan?
2. Berbuka dengan Kurma dan Segelas Air
Anda bisa mengawali berbuka dengan kurma dan segelas air. Selain
menjalankan teladan Rasul, mengkonsumsi kurma ini juga banyak manfaatnya.
Diketahui kurma mengandung konsentrat gula dan banyak kandungan nutrisi
lainnya. Selain itu berbuka dengan kurma dan segelas air di awal juga bertujuan
agar tubuh tidak terlalu terkejut dengan makanan yang baru masuk. Bayangkan saja bagaimana jadinya
apabila perut yang kosong setelah seharian berpuasa tiba-tiba diisi dengan
makanan “berat” secara tiba-tiba? Tentunya ini dapat berakibat pada kesehatan
tubuh bukan?
3. Perbanyak Konsumsi Cairan
Setelah seharian penuh berpuasa tentunya tubuh akan mengalami dehidrasi
atau kekurangan cairan. Maka perbanyaklah konsumsi cairan untuk mengganti
cairan tubuh yang hilang tadi agar kamu kembali menjadi segar dan siap
melanjutkan ibadah selanjutnya.
4. Mengkonsumsi Makanan yang Banyak Mengandung Karbohidrat Kompleks
Saat berbuka sangat disarankan untuk memakan makanan yang mengandung
karbohidrat kompleks. Kenapa karbohidrat kompleks. Seperti yang sudah
dijelaskan di atas bahwa konsumsi karbohidrat kompleks dapat menstabilkan gula
di dalam darah, hal ini bertujuan agar tubuh tidak “terkejut” dengan makanan
yang baru masuk ke dalam tubuh setelah berpuasa seharian. Selain itu makanan
yang mengandung karbohidrat kompleks juga penyerapannya akan lebih lama
sehingga tidak menimbulkan rasa cepat lapar.
5. Jangan Makan Terlalu Berlebihan Saat Berbuka
Sistem pencernaan kita tentunya membutuhkan waktu untuk memproses makanan
setelah kekurangan kalori selama seharian penuh berpuasa. Oleh karena itu
jangan makan terlalu berlebihan saat berbuka puasa. Selain itu berbuka puasa
secara berlebihan juga dapat menyebabkan masalah pada lambung. Makanan “berat”
yang masuk ke dalam perut secara tiba-tiba ini akan memaksa lambung untuk
mengeluarkan berbagai macam enzim dalam satu waktu sehingga dapat menimbulkan
rasa tidak nyaman pada perut. Oleh karena itu sangat disarankan untuk memakan
makanan secara perlahan saat buka puasa dan mengunyahnya sampai halus agar
tidak terlalu memberikan beban banyak pada sistem pencernaan. Hal ini juga
sesuai dengan perintah Rasul untuk makan secukupnya dan berhenti sebelum
kenyang bukan?
6. Hindari Mengkonsumsi Makanan Gorengan dan Makanan Pedas
Untuk yang satu ini mungkin agak
susah ditinggalkan bukan? Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang digoreng dan
makanan pedas memang sudah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Namun perlu
anda ketahui bahwa pada gorengan dan juga makanan pedas sangat tidak disarankan
apabila dikonsumsi saat berbuka puasa. Hal ini disebabkan karena pada gorengan
tidak mengandung nutrisi. Makanan ini justru mengandung banyak lemak jenuh yang
nantinya akan sangat sulit diproses oleh hati. Nantinya lemak jenuh ini justru
disimpan sebagai jaringan lemak. Selain itu gorengan juga dapat menghambat
salurang pencernaan dan menyebabkan asam lambung menjadi naik sehingga sangat
tidak disarankan berbuka puasa dengan gorengan pada penderita gastritis.
Sedangkan pada makanan pedas justru dapat menimbulkan lapisan perut menjadi
sangat sensitif setelah seharian penuh berpuasa. Bayangkan saja perut anda yang
kosong setelah berpuasa seharian tiba-tiba dijejali dengan makanan pedas, apa
jadinya? Selain itu terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas juga dapat
menyebabkan banyak gas dan perut menjadi mules. Hal ini tentunya dapat berdampak
pada kesehatan anda.
Nah itulah tadi dia beberapa tips sahur dan buka sehat yang bisa ontamedis sampaikan. Puasa
sangatlah bagus dan sangat disarankan karena dapat menyehatkan tubuh. Tidak ada
puasa yang menyebabkan penyakit, yang ada hanyalah kebiasaan buruk kita saat
sahur dan buka puasa yang menimbulkan penyakit itu sendiri. Maka dari itu
biasakan untuk hidup sehat agar tubuh kita tetap sehat sehingga dapat
melaksanakan puasa dengan lancar tanpa kendala. Semoga artikel ini bermanfaat
dan dapat memberikan referensi pengetahuan bagi kita semua. See ya J


0 Response to "Tips Sahur dan Buka Puasa Sehat"
Post a Comment