Ontamedis.com - Beberapa waktu lalu publik memang sedang dihebohkan atas beredarnya video seorang pejabat pemerintah yang sedang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah Rumah Sakit Umum di daerah Jambi. Sidak ini konon katanya dilakukan terkait banyaknya laporan yang mengeluhkan tentang buruknya kinerja pelayanan di Rumah Sakit tersebut. Kejadian ini lantas banyak menimbulkan pro dan kontra karna memang sidak tersebut dilakukan pada waktu tengah malam dan pada saat jam istirahat (tidur malam).
![]() |
| Ilustrasi Perawat Tidur |
Berbagai opini pun menyeruak tentang kejadian ini. Ada beberapa kubu yang kontra mengatakan hal itu wajar karna pada saat jam tengah malam tersebut memang waktunya istirahat dan para tenaga medis termasuk perawat disitu pun berhak pula untuk mendapatkan istirahat apabila memang tidak ada pasien yang sedang dalam keadaan gawat. Namun bagi yang pro justru sebaliknya, mereka justru meremehkan dan merendahkan kinerja pelayanan yang diberikan oleh para tenaga medis termasuk perawat tersebut dan itu memang merupakan pekerjaanya sehingga sangat disayangkan apabila melalaikan pekerjaannya.
Hal ini tentunya menimbulkan stigma buruk masyarakat terhadap tenaga medis, khususnya perawat. Bagi anda yang setuju dengan pernyataan tersebut mungkin sah-sah saja karna itu hak anda masing-masing untuk mengeluarkan opini atau pendapat. Namun apabila anda membaca sebuah tulisan yang ditulis oleh Syaifoel Hardy ini mungkin akan menyadarkan anda atau bahkan kita semua mengenai 17 persepsi publik yang salah tentang perawat:
1. Dikira pembantu profesi lain. Kenyataannya, memang pembantu, jika perawat tidak merubahnya
2. Dianggap kuliah nya murah. Kenyataannya mahal.
3. Gampang lulus nya. Kenyataannya susah, karena banyak tugas.
4. Materi kuliah sederhana. Kenyataannya ribet karena yang dipelajari yang tidak-tidak
5. Mudah cari kerja. Sebenarnya iya. Namun dipersulit, lantaran syaratnya berbelit
6. Orientasi kerja hanya RS, Puskesmas dan klinik. Sebenarnya lapangan kerja perawat lebih dari 60 sektor
7. Dikira bisa kerja tanpa izin. Kenyataannya harus punya STR, SIP dll . Kecuali tidak nyentuh pasien
8. Gajinya rendah. Tidak juga. Ada perawat yang dibayar lebih dati Rp 100 juta per bulan
9. Level pendidikan nya rendah. Kenyataannya, ada banyak doktor dan profesor keperawatan.
10. Profesi tidak keren. Siapa bilang? Perawat di USA paling menjanjikan di urutan kedua tahun 2016
11. Kerjaannya hanya memandikan dan memberi makan pasien. Benar. Tetapi itu dilakukan pembantu Perawat. Sekarang pekerjaan perawat komplex
12. Tidak mampu jadi pemimpin. Sekarang perawat mulai menduduki posisi manager dan direktur
13. Kurang kompeten. Perawat saat ini memasuki dunia entrepreneurs dan industri yang menggunakan Inggris sebagai sarana komunikasi nya
14. Tanggungjawab perawat sangat kecil. Sejak dulu, dari menerima, melayani, hingga memulangkan pasien, ada di tangan perawat. Itu berat!
15. Perawat tidak paham teknologi. Hari gini, tidak lagi ada perawat yang tidak melek gadget
16. Jarang mendapatkan apresiasi. Sekarang tidak lagi. Perawat kita sudah mulai meraih prestasi kelas dunia, selevel Diaspora Award.
17. Dikira jadi perawat itu melarat. Saat ini perawat satu-satunya profesi kesehatan di lndonesia yang paling banyak kerja di luar negeri, berepenghasilan besar, mapan dan sumbangsihnya besar terhadap negara.

0 Response to "17 Kesalahan Persepsi Publik tentang Perawat"
Post a Comment