Hai sahabat ontamedis.com semua, lama tak bersua. Kali
ini ontamedis.com akan membahas masalah infertilitas ata kemandulan. Masalah infertilitas
memang menjadi masalah yang sangat ditakutkan oleh para pasangan suami-istri. Masalah
infertilitas ini sering dikaitkan dengan kemandulan pada wanita. Namun perlu
digaris bawahi bahwa kemandulan atau masalah infertilitas ini bukan hanya bisa
terjadi pada wanita. Pria juga bisa memiliki masalah kesuburan terkait dengan
kualitas spermanya. Banyak berbagai macam faktor yang bisa mempengaruhi
menurunnya kualitas sperma, salah satunya yaitu sering menggunakan celana ketat
dan bertambahnya usia.
Ahli kesuburan, professor Allan Pacey mengatakan,
pria sebaiknya menghindari penggunaan celana ketat, terutama mereka yang
mendekati usia 40 tahun jika ingin memiliki keturunan.
Penelitian dari Universitas Sheffield membuktikan
bahwa kualitas sperma pria secara signifikan akan menurun setelah usia 40
tahun. Padahal usia seorang pria menjadi ayah pertama dari tahun ke tahun
sekarang semakin tua, yaitu mencapai usia 32 tahun pada zaman modern sekarang.
![]() |
| Hindari Pemakaian Celana Ketat |
Pacey mengatakan bahwa saat ini memang ada metode
pembekuan sperma pada pria muda yang ingin menunda memiliki anak (keturunan). Namun,
menurut para ahli, kualitas sperma bisa menurun seiring dengan lamanya
pembekuan. “Saya selalu mengatakan kepada mereka, Anda lebih suka memiliki
strawberry segar atau strawberry beku?” ucap Pacey. Ia pun menyarankan kepada
pasangan suami-istri untuk tidak menunda memiliki anak setelah menikah.
Menurut dokter spesialis obstetric dan ginekologi Gillian
Lockwood, penggunaan celana ketat pada pria yang seiring mengikuti perkembangan
kehidupan modern akan sangat mempengaruhi kualitas sperma pria. Studi terhadap
2500 pria di Inggris menunjukkan bahwa penggunaan celana ketat menjadi salah
satu faktor resiko tertinggi yang mempengaruhi masalah infertilitas selain
merokok dan juga minum alcohol.
Penggunaan celana yang terlalu ketat pada pria,
termasuk celana dalam, dapat membuat suhu pada testis meningkat. Padahal untuk
menghasilkan sperma yang berkualitas suhu testis harus lebih rendah dari suhu
tubuh.
Sumber: health.kompas.com

0 Response to "Apakah Memakai Celana Ketat dapat Menurunkan Kualitas Sperma?"
Post a Comment