9 Hadiah Terbesar Perawat Indonesia Tahun 2017

Berikut ini adalah analisa saya tanpa data, tentang apa yang terjadi pada profesi keperawatan di tahun 2017:

1. Kampus keperawatan dan kebidanan yang berjumlah 900 tidak bakal berkurang jumlah lulusannya pada pertengahan 2017. Itu berarti jumlah profesi ini bertambah sedikitnya 65.000 orang.

2. Lebih dari 50% profesi pemula ini masih dibayar kurang layak. Siang tadi, saya ketemu seorang perawat dengan 11 tahun pengalaman kerja di RS terkenal di kota kami, masih dibayar Rp 1.5 juta/bulan.

Perawat Indonesia


3. Aturan akreditasi makin ketat. RS atau klinik yang mensyaratkan pemilikan STR makin banyak jumlahnya. Itu berarti, lulusan yang belum mengantongi STR harus puas jika belum bisa kerja.

4. Kompetisi makin sengit, tetapi tidak diikuti dengan kenaikan gaji.

5. Harga barang yang sudah terlanjur naik, jangan harap turun. Harga Cabe yang normal Rp 25.000, hari ini melonjak jadi Rp 80.000. Tidak ada control terhadap harga barang di pasar. Artinya, biaya pengeluaran perawat per hari makin tinggi.

6. Perawat Indonesia yang kerja di luar negeri makin ‘takut’ pulang dengan kondisi sosial ekonomi yang belum kondusif. Kecuali yang ‘nekad’.

7. Belum ada tanda-tanda konkrit ‘Nursing Council’ di negeri ini akan lahir. Itu artinya, keberpihakan regulasi terhadap profesi keperawatan belum transparan.

8. Biaya seminar, workshop, conference, sertifikat makin tambah. Tidak peduli apakah penghasilan/gaji perawat naik atau tidak. Namun kebutuhan SKP tidak bakal turun.

9. Jumlah perawat dengan gangguan psikosomatis makin meningkat, meski tidak diikuti oleh kunjungan mereka di klinik-klinik psikologi dan atau psikiatri. Cukup ngeluh ke sesama kolega.

Apa yang bakal dilakukan oleh mayoritas Perawat Indonesia di tahun 2017 terhadap permasalahan di atas?

1. Mayoritas tetap berharap jadi PNS, dengan membanjiri peluang kerja meski sebagai honorer di RS/klinik/Puskesmas milik Pemerintah.

2. Perawat tetap betah, walaupun penghasilan di bawah standard

3. Sebagian besar perawat aktif mencoba mencari sambilan sambil kerja tetap.

4. Ada yang mencoba pindah kerja, namun dihalangi orangtuanya.

5. Sebagian berfikir, cari kerja di luar negeri, namun mikir-mikir 5 kali.

6. Yang IP nya tinggi, merasa lebih pantas kuliah lagi, meski gaji orangtua minim.

7. Ada pula yang cari subsidi dari luar negeri, tetapi terkendala Bahasa Inggris yang syarat nilainya terlalu tinggi.

Ditulis oleh Syaifoel Hardy

Fahrinheit
Fahrinheit

"Seorang Mantri Keliling yang bekerja sebagai Blogger Paruh Waktu."

0 Response to "9 Hadiah Terbesar Perawat Indonesia Tahun 2017"

Post a Comment